Asosiasi dan hasil proses asosiasi berawal dari persepsi -"esse est percippi". Sebuah persoalan persepsi tentang bagaimana kita melihat suatu realitas. Misalnya saat bersama-sama berkumpul di Stasiun Gambir sambil melihat langit sore yang merah dan juga Tugu Monas yang tegak berdiri di sana maka akan banyak persepsi yang tidak akan sama antara satu orang dengan orang yang lain. Dari satu peristiwa di atas, akan ada banyak kalimat-kalimat puisi yang tercipta, misal : "Senja yang menepi dijemput malam" - Johannes Sugianto "Sore itu perih sekali" - Cak Bono "Kerlip binar matamu : airlaut yang menggerus lunas perahu" - Dino F. Umahuk "Langit sore menari gemulai" - Anto Bugtronic "Jingga melarut pada malam" - Fitri Menurut Cak Bono, salah satu ciri orang yang berbakat puisi itu ekspresit, melatih berkata-kata setiap saat, sedikit demi sedikit. Sebab puisi adalah kata yang dilatih. Pada setiap persepsi, ada lautan bawah sadar. ...