Posts

Dan

Ganjil memang sebuah kehilangan seperti seseorang menyeberang lalu tak kembali ke sisi yang tadi. Ganjil memang jika kata "dan" berdiri sendiri tanpa ada kata-kata lain yang disatukan, dianggap setara -- meski ganjil sebenarnya; seperti adam dengan makrifat, cak & nung, bedoyo juga robot, tapi "dan" melakukannya -- supaya kita tahu: yang hilang tak harus kembali. Yang berdoa tak perlu tertawa atau menangis. Sebab doa mungkin hanya wangi seikat kembang di sayap-sayap sekuntum malaikat. 2018

Zaman Now: Hoax

Zaman Now: Hoax Kekinian kita disandang berkat informasi yang mungkin benar, mungkin pula tak benar. Kekinian kita memang ditopang beragam hoax . Kekinian kita serapuh embun. Jarang sekali ada yang meragukan: like dan share. Padahal kita juga tidak benar-benar yakin, mengapa kita suka dan membagikannya. Bisa jadi kita memang suka membesar-besarkan masalah pada semua yang belum tentu berfaedah. Janji politisi sebelum jadi kepala daerah, foto liburan pesohor yang pelakor , memang jadi trending topic di beragam situs berita – bagaimana pun kita hendak mengacuhkannya. 2018

Alay

Alay H4x p4d4 13 k0ns0n4n & 4n6k42x, qt4 h1dupk4n l461 j454d p3x41r e4n6 j4d1k4n pu151 l0r0n6 e4n6 m3n6urun6 l1nc4h t1n6k4h b0c4h 1n1. H4x d3n64n 13 k0ns0n4n & 4n6k42x, qt4 m41nk4n l461 5u4r42x e4n6 5uk4 m3n63c0h 4r4h l4n6k4h b3l14 1n1. H4x d4l4m 13 k0ns0n4n & 4n6k42x, qt4 r4m412x t4nd41 4r3n4 p3rm41n4n, 464r e4n6 b4ru b154 l4r1 q3lu4r d4r1 t4x 53mbux1. 2018

Kuy

Kuy Kau mengajakku tapi memutar dirimu dari kanan ke kiri. Hijrah, katamu, bisa dimulai dengan menyangkal kebiasaan. Seperti melupakan nasi dari menu, atau berpikir bahwa setiap mantan punya 1 hari untuk mengajakmu balikan. Dan kau hanya perlu percaya, tak menduga-duga kapan waktu terindah di seluruh semesta. "Kalau sampai waktuku," katamu. Namun aku sudah tahu bagaimana menjawabnya. 2018

Hoaks dalam Sastra

Bisa jadi, ketika Sergey Brin dan Larry Page bersama menciptakan mesin pencari Google dari kamar asramanya di California belum terpikirkan, betapa berjuta-juta informasi yang bisa didapatkan dengan mudah baik oleh siapa saja di dunia ini melalui gawai sekarang ini, banyak juga yang bersifat nir-fakta. Hoaks 1) , salah satunya. Dalam kamus etimologi, hoaks dinyatakan erat kaitannya dengan hocus-pocus , atau hocus pocas , nama yang biasa disematkan pada penghibur dalam seni pertunjukan, sehingga dalam hoaks ada dua unsur yang bisa disampaikan, yaitu sesuatu yang bersifat candaan atau olok-olok, dan lainnya adalah hal-hal yang tidak mengandung nilai kebenaran. Pada perkembangannya, hoaks dimaksudkan agar ada orang yang percaya apa yang ia terima itu adalah hal yang asli atau nyata, meskipun sebenarnya palsu. Dan supaya orang mudah untuk percaya, maka hoaks biasanya akan diembuskan pada masyarakat secara terus menerus. Seperti pernah dikatakan oleh Adolf Hitler 2) : “Kebohongan ...

Togog Kosong Nyaring Duitnya

Sebuah Sindiran untuk genre Puisi Esai Indonesia   Pada tahun 1729 sampai dengan tahun 1731, Alexander Pope menuliskan esai filosofis dengan bentuk puisi, menggunakan kuplet dengan iambik pentameter. Esai berbentuk puisi itu berjudul An Essay of A Man. Terdiri dari empat epistel (bagian) di mana yang pertama mengulas hubungan antara manusia dengan semesta, yang ke dua mengulas manusia berbicara mengenai dirinya sendiri sebagai mahluk individual, yang ke tiga mengulas hubungan antara manusia dengan lingkungannya (manusia sebagai mahluk sosial) dan yang terakhir adalah pertanyaan-pertanyaan potensial bagi manusia mengenai kebahagiaan. Tulisan itu dipublikasikan tahun 1733 – 1734, dan mendapatkan penghargaan luar biasa dari beberapa tokoh seperti Voltaire, Rouseau, bahkan Emanuel Kant. Inilah pertama kalinya sebuah esai ditulis dalam wujud puisi.   Menurut pengertian Thomas Gray, tulisan semacam itu dikelompokkan ke dalam satu jenis yang diberi nama puisi esai. Penjela...

Somehow, dari Darbo

101 Lampu Lemak untuk Almarhum Paman   ~ Perlu seratus cahaya untuk kesadaran agung, Chakrasamvara Paman sudah mati, dan aku tak ingin mengenangnya. Tak ingin terjebak dalam gelap kenangan itu. Penjara pengap penuh coret dan hitungan akan waktu. Karenanya aku nyalakan 101 lampu lemak yak. Tidak. Aku tidak pernah takut Paman datang dengan muka cemberut dalam mimpiku. Aku hanya tak ingin kegelisahan jadi tuhan ( dalam Genesis, Ia berjalan di taman sambil berteriak pada Adam dan Hawa dalam semak ). Tak perlu ada ziarah. Paman sudah mati, dan aku tak sedang ingin menyapanya. Aku nyalakan 101 lampu lemak yak bagi perjalananku ke Shangri-La (di sana, tak ada paman atau kenangan akan dia). Meski aku tahu, cahaya dari 101 lampu lemak itu tak bakal sampai di kaki Kun Lun. Kau Mati, Hidup Kembali, dalam Doa Kami. Tenang. Aku akan berdoa, meski tak tahu: arwahmu sedang berjalan di Hunza atau sampai di Sinchuan. Dan setelah dikremasi, abumu hendak...