Di Televisi

Di televisi
Ibu melihat wajah Bapak
sebentar lagi dia pulang
demikian kabar yang tersiar

Mungkin karena bosan
hidupnya jadi tontonan
Bapak ingin tenang
satu-satunya jalan adalah pulang

Di depan televisi
Ibu menulis surat berisi alamat
ditujukan untuk sebuah rumah produksi
dengan harapan Bapak bisa dengar
sebab hanya dari televisi
mereka saling bertukar kabar

Comments

Popular posts from this blog

Jendela Bus Kota

Akhirnya, Aku Punya Kisah untuk Kuceritakan Kepadamu

Dedy Tri Riyadi dan Sekeranjang Sajak-sajaknya