Anggur, Aku , dan Apel

: AV

Sebutir anggur kauperam di mata
dan cukup setetes tangis
hilangkan akal sehatku

tanpa perlu ada ular berdesis
aku meraba ragu di dadamu
apakah ini senyata surga?

Lalu seperti di taman itu,
dari apel yang tak habis
kita mulai kenal arti derita


2007

Comments

Popular posts from this blog

Jendela Bus Kota

Akhirnya, Aku Punya Kisah untuk Kuceritakan Kepadamu

Dedy Tri Riyadi dan Sekeranjang Sajak-sajaknya