Siang di Jendela

Siang mencatat nama di pahaku,
juga nomer telepon, dan sebuah
muram. Padahal ada bayangan
hadir pada tumit sepatu, sebuah
pesan dari jendela buram;
"Telepon aku pukul satu!"

Comments

Popular posts from this blog

Jendela Bus Kota

Akhirnya, Aku Punya Kisah untuk Kuceritakan Kepadamu

Dedy Tri Riyadi dan Sekeranjang Sajak-sajaknya