Posts

Showing posts from June, 2019

Sajak Sate Klathak

Sebagai daging, aku penurut lagi lembut.
Meski kau bawa juga aku ke meja bakaran.
Setelah sebelumnya, dengan pengkhianatan
panjang, kau seligi aku penuh kegembiraan.

Sebagai sajak, aku harum dan matang. Membangkitkan kenangan buruk akan lapar sebagai badai. Tak ada yang puasa jika aku telah dibangkitkan. Tak ada yang rindu pada hujan dan kabut sore itu.

Pada tanganmu, aku serahkan hidupku. Daging gurih berlemak, dan penuh lada dan garam saja. Di atas piring, berserak, bergelimang, kau pandang penuh nafsu. Jika boleh berseru -- "Ampuni mereka yang belum tahu."

Seperti Sita di pembakaran Rama, aku menanti kelahiran baru. Wangi laparmu dalam balut bara rindu. 2019

Sajak Ayam Pop

Hampir saja aku percaya -- dunia terbagi: hitam & putih lalu kutemukan bungkah dadamu lunak bagai dadih dan kudengar merdu lembut suara ratih purwasih dan sepotong memori -- harusnya, ratapan patah semangat berselera rendah* tak diperdengarkan lagi.
Hampir saja aku percaya -- jika ada yang kecewa maka ada yang tertawa tapi sambal jingga itu tak sederhana; ia paduan antara pedas dan gurih tapi tanpa aroma seperti sebuah muka jendela dengan huruf-huruf tegak aneka warna tapi dipenuhi berpiring-piring sajian boga sementara di televisi seorang pembawa berita mengabarkan perang dagang amerika dan cina.
Dan pada mulut yang terbuka, revolusi bisa dimulai kapan saja. Pagi bisa, sore bisa!
2019