Monday, November 17, 2014

Penjaga Malam

Penjaga Malam

Dengan cemas aku berdiri malam ini,
menanti kemungkinan yang terlepas
dari gejolak di dalam hati. Ini seligi

telah ditajamkan sesiangan tadi. Siap
memburu hewan-hewan yang mencengkeram
keriangan di dalam hati. Jangan silap,

aku berdiri tidak untuk menombak atau
merombak hukum yang pasti. Sebab yang
kutahu darimu: kematian akan menjangkau

segala yang hidup. Meski di malam ini,
tiga mahluk buruk terus menghantuiku
dan membaui sisa-sisa hidup yang ada di sini.

Mereka yang bertopeng baja, mengincar
gelisah di dada. Mereka yang bersenjata,
tahu benar ketakutan itu nyata. Mereka

yang berdiri saja membuat aku merasa
tidak baik untuk tidur sebentar saja.
Tidak! Tidak baik tidur sebentar saja.

2014

Friday, November 14, 2014

Pada Jendelamu

Pada Jendelamu

"Aduh, kekasihku
padaku semua tiada berguna..."
         Amir Hamzah

 
Pada jendelamu, kumainkan bayang
yang seruncing dan setajam maut.
Rasa takut yang lama kupagut.


Pada cahaya yang terbakar di sana,
kugantungkan semacam harapan
yang berulangkali lepas dari tangan.


Dalam gelap kamarku sendiri,
selembar kain peluh dan selimut
berkali-kali basah dan kusut


oleh tingkah hidup. Kegelisahan
yang tak ingin redup.


2014
Google