Monday, April 13, 2015

Setidaknya


Tak semua yang baik berbunga.
Pun botol parfum yang kupegang ini.
Atau waktu yang terus menjulur dan menjalari
tubuhku.

Aku, sebagaimana bahasa, berdiam sederhana.
Mencoba mengharumkan isi hati.
Tetapi terbuka, dan membiarkan diri
dilalui olehmu.

Barangkali, menunggu adalah bersetia.
Atau setidaknya membuat segalanya rapi.
Pasti, di suatu hari, ada yang diam-diam pergi
-- tak pernah setuju.

2015

Thursday, April 09, 2015

Semua Logo Adalah Wujudmu

Di sini kita lengkap, tanpa nostalgia.
Hanya ada sajak terbuka, menatap angkasa.
Waktu bergerak, dari simbol dan benda-benda.
Aku tetap -- menjaga prasangka.

Kau berlalu, di ujung jemariku.
Menuju tunduk tepi, merunduk dari mimpimu.
Sebuah tanya adalah gerak pemalu;
Betapa gelap masa lalu?

Aku tak menjawab -- sajak masih terbuka
seperti menduga hujan bintang di cakrawala.
Ah, kamu! Harusnya aku sudah tahu: semua
logo adalah wujudmu. Semua yang menghendak

dituliskan hanyalah soal waktu.
Waktu berduka tetaplah tiba-tiba.
Seperti ada yang bertanya: Siapkah
kita bertemu, dan siapakah aku menurutmu?

2015
Google