Posts

Showing posts from 2021

Terjemahan Puisi : Natalie Diaz - Puisi Cinta Pascakolonial

Natalie Diaz Puisi Cinta Pascakolonial Aku telah diajari bahwa batu kalsidoni bisa menyembuhkan gigitan ular, dapat menghentikan pendarahan - kebanyakan orang sudah lupa begitu perang berakhir. Perang berakhir tergantung perang yang mana yang kau maksud: yang telah kita mulai, yang sebelumnya, beribu tahun lalu dan setelahnya, yang memulakan aku, dimana aku kalah dan menang— dengan luka-luka yang selalu berkembang. Aku dibangun dari pamrih. Jadi kukobarkan cinta dan buruknya — selalu gelaran perang dari yang lain berderap melintasi malam di gurun untuk kilasan meriam bagi kulit pucatmu berdiam penuh dalam laguna perak dari asap pada dadamu. Dari kuda gelap aku turun, membungkuk pada kau disana, mengantarmu tarikan keras segala rasa hausku— aku belajar Minum dalam negeri tandus. Kita senang untuk menyakiti, meninggalkan aneka tanda ukuran bebatuan – tiap mestika dipoles oleh mulut-mulut kita. Aku, sekilasanmu, sesingkat rodamu berputar – hijau berbintik merah— batu-batu jasper dari kein

Oasis

Jangan mandi dalam wadi yang kau tak pernah yakin ia ada di depanmu -- barangkali ia hanya buah semu dalam pikiranmu, tentang rimbun hijauan, saat yang ada hanya angin panas & keras dinding bukit batu. Namun, pergilah ke padang- belantara & merataplah di sana. Sampai -- ia muncul sebagai roti dari batu, anggur dari hujan, atau hanya sebulatan kolam yang menanti tubuh telanjangmu masuk & berenang. Mabuk & bersenang-senang. Seakan tak pernah ada tempat seperti itu di dunia ini. 2021

Nestapa

Kita selalu terburu memilih akhir dari garis sebagai titik B, karena kita rasa semua berawal dari A. Dan semua garis kita anggap lurus, tak pernah berkelok, terhenti sejenak, atau terputus karena habis tinta. Kita semua penulis yang buruk mengira selesma dan reumatik menyerang di malam dingin dan tak ada lengan berpeluk. Padahal bisa saja kita nyalakan tungku, tarik selimut, bakar cerutu, tuang anggur, lalu pandangi langit malam, tanpa berpikir tentang apa dan siapa kita di hadapan semesta, tapi -- bisakah? 2021

Jalan Kecil

"Viva alegremente!" Seloroh sopir bus tua bertopi kusut seperti hari rabu, sebelum menurunkan aku di jalan kecil dekat kafe tempat kau menunggu. Mungkin aku tampak seperti seorang pengecut atau penakut. Namun aku percaya hidup selalu dipenuhi rasa kalut bertemu orang baru, berada di tempat baru, atau tersesat pada situasi yang tak pernah kita kira sebelumnya. Dan segelas tequilla, lengkap dengan limau dan garam bukan satu-satunya cara untuk membuatnya jadi begitu biasa. Namun, itu bisa jadi jalan kecil yang nyaman untuk kita berjumpa. Jadi, kukatakan pada sopir itu, "Na verdade, meu velho, com certeza quero." Keriangan adalah jalan kecil penuh aneka pengalaman dan angan-angan menyenangkan. Paling tidak, ia tempat melipir dari riuh percakapan dengan bahasa & pikiran para penjajah dan kaum jajahannya. 2021

Mermaid"s School

Berapa lama kita bisa diam dan orang menyangka kita mati tenggelam? Apakah air mata kita terlalu berharga jika jatuh saat kapal itu melaut jauh? Seberapa cepat berjingkat ketika seluruh sisik menghilang jadi jangat, dan seluruh sirip jadi jari & kuku pada jalan-jalan batu itu? Dunia yang aku tahu masih seperti laut. Dingin dan penuh arus. Tanganku masih sering terlilit ganggang & terantuk karang. Aku suka memandang aneka warna sisik ikan. Namun, mereka tak mampu mengalihkan pesona daya hidup penuh gelora yang jadi ombak di pantai itu. Yang terdengar seperti jerit kesakitan tapi tak ada yang benar-benar memerhatikan. 2021

Kisah Pantekosta : Antara 2 Judul Film dan 2 Ekor Ayam Kampung

Dalam akhir pekan lalu, saya menonton dua buah film, yang pertama sebuah film berlatar imigran asal Korea yang berusaha mencari penghidupan yang layak di tanah impian Amerika berjudul Minari, dan film lainnya adalah sebuah film buatan Meksiko berjudul "Our Lady of San Juan, Four Centuries of Miracle" atau dalam bahasa aslinya "Virgen de San Juan, Cuatro Siglos de Miraclos." Kedua film itu mengetengahkan kemalangan, sebenarnya, disamping upaya manusia untuk meraih kebahagiaan. Minari mengisahkan kerja keras Jacob Yi yang memboyong keluarganya ke sebuah tanah pertanian yang dibeli dengan harga miring karena pemilik sebelumnya melakukan bunuh diri setelah mendapati betapa sulitnya bercocok tanam di lahannya. Jacob dengan rasa optimisnya merasa dengan logika berpikirnya bisa mengalahkan ketakutan untuk jatuh miskin dengan bercocok tanam meskipun ia harus berhutang pada bank demi mendapatkan modal bertani. Sedangkan film Our Lady of San Juan mengisahkan keyakinan keluarg

Penghiburan

1. Tentang Dia     Aku bisa berulangkali menyangkali diri     "Tidak. Aku tidak pernah mengenal dia."         Namun, saat dua mata sayupnya memandangku,     sejauh apa aku berlari, pasti akan ia temukan kembali.     Aku bisa membuang muka dan pura-pura     tak melihatnya saat ia hendak menyapa     tapi harum rambutnya, selalu mengingatkan     betapa kekecewaan sebenarnya hanya ada         saat kita memikirkan diri dan dunia.     Padahal cinta nyatanya sebuah kebebasan     untuk menentukan seberapa banyak minyak     hendak kita tuang ke atas kepala.     Di hadapan dia, aku hanya tubuh     dihiasi rupa-rupa simpul gaun kirmizi,         sedang dia bagiku, selalu,     dunia -- dengan dukanya sendiri.    2021 2. Daya     Semakin sering kau bergerak,     ia hanya keheningan yang sulit menjadi.     Ada kalanya, tepi kain koyak.     Dinding batu patahkan cahaya putih.        Ada waktunya, lepas kau punya pandang,    agar yang berkilau berderai tapi menyatu.    Dan yang membungkus ter

Lidah dan Kebebasan

Aesop adalah sosok yang misterius, permulaan kisah tentang Aesop diceritakan oleh Herodotus beberapa ratus tahun setelah kematiannya, selain itu kisah tentangnya diceritakan juga oleh Aristoteles dan Plutarch. Namun ketiganya menceritakan bahwa Aesop adalah seorang budak yang pada akhirnya dibebaskan karena kepandaiannya. Aesop hidup sebagai budak dan mengalami siksaan dari majikannya, sehingga ia digambarkan sebagai budak dengan buruk muka. Keburukan fisik dari Aesop menimbulkan kisah lain yaitu kisah cinta antara Aesop yang buruk muka dengan Rhodophe yang cantik jelita, keduanya adalah budak dari seorang yang kemudian karena kecantikannya, Rhodophe dipersunting oleh seorang raja dari Mesir (Firaun / Pharaoh). Aesop disebutkan lahir di wilayah Asia sekitar tahun 620 SM dan kisah-kisah fabel karangannya dikumpulkan sekitar tahun 300 SM. Kisah yang paling terkenal adalah Serigala berbulu domba atau Rubah dengan anggur. Atau yang paling sering diajarkan adalah Lomba Lari Kelinci dan Kura