Kenyataan di Balik Pintu



Kenyataan di Balik Pintu


Aku berharap kau masih di sini, menjagai sesuatu
yang luruh dari tubuh buahku yang terkoyak ini.

Aku berkeyakinan kau tetap di sini, saat waktu
beringsut dari kuning ke biru, ke cahaya yang lamat ini.

Aku pasrah jika kenyataan di balik pintu
adalah riuh sunyi, tiga ekor burung berjambul yang lagi

memecahkan sebuah teka-teki: kau atau aku
yang sebenarnya dikurung oleh murung sajak ini.

2014

Comments

Popular posts from this blog

Menerjemahkan Lirik Lagu REM secara Bebas

Terjemahan Bebas Sajak - Sajak Octavio Paz

Ruang Sastra: Puisi untuk Rohingya