Rekuiem #6

Apakah mendung memayung di suram mata
atau ini lapisan duka yang tak dapat kubuka?
Hanya airmata akan menjernihkannya.

Aku pelayat. Tak tamat mendengar iqamat.
Terburu menabur bunga ke atas pusara.

Telekung hitamkah menudung kepala atau semata
selubung luka yang tak sanggup kulukar? Adalah jari maut
yang lembut menautkannya kembali.

Aku tak pantas kausebut peziarah : mereka yang berserah.
Pulang terlebih dulu, sebelum tujuh langkah terbilang.

2010

Comments

Popular posts from this blog

Menerjemahkan Lirik Lagu REM secara Bebas

Terjemahan Bebas Sajak - Sajak Octavio Paz

Ruang Sastra: Puisi untuk Rohingya