Bulan di sudut sunyi

Malam menjadi tirai
antara pagi pembasuh hati
ciptakan sunyi
dari tawa yang berderai

Senyum siapa yang mampu
menembus dinding beku
hingga hati merindu
ingin memeluk dirimu

Di sudut sunyi
ruang tanpa asa
Bulan tersipu iri
pada siapa kita tertawa

Comments

belenggubumi said…
Siapa yang mau
Siapa yang tau

Rindu itu siksaan
Rindu itu melegakan

Hingga aku mau saja bertahan dalam panasnya rindu di bulan

Popular posts from this blog

Menerjemahkan Lirik Lagu REM secara Bebas

Terjemahan Bebas Sajak - Sajak Octavio Paz

Joko Pinurbo: Seperti Bermain Bola, Hidup itu Bertekun dan Riang