Intaglio


Dia menyakiti tubuhmu, tapi tidak
pikiranmu. Kau tetap sehat dan beranak
dan memenuhi bidang gambar.

Dia menjadikan sejarah hitam,
tapi memuliakan kehidupan. Kau jenak
berpindah ladang. Memanen ubi

dan kentang. Mencabut sehelai
daun dan menjumput uban. Kau tergelak
dan membayangkan Tuhan ikut tertawa.

2016

Comments

Popular posts from this blog

Menerjemahkan Lirik Lagu REM secara Bebas

Terjemahan Bebas Sajak - Sajak Octavio Paz

Ruang Sastra: Puisi untuk Rohingya