Kembali ke Jakarta

: teman-teman esok

Setelah Bungkul, Pucang, dan Waru
kukemas tas punggung, riang dan bisu,
sekumal tiga potong kaos oblong dan
celana jeans yang mulai sobek lututnya

Ini bukan sepi yang telah dihingarkan
oleh film dari kanal HBO dan Cinemax
pada sebuah kamar hotel di pinggir kali
juga bukan lagu-lagu 'jadul' dan bergelas kopi,

Ini lebih seperti petualangan yang tumbuh
dan tak ingin diakhiri, seperti pada jam satu
dini hari kita harus belajar bijak
layaknya seorang juri

Dan hanya pada kuning pintu berjendela kaca
aku merasa duniaku mulai dibentuk
oleh sisa mabuk perjalanan udara

2008

Comments

Popular posts from this blog

Menerjemahkan Lirik Lagu REM secara Bebas

Terjemahan Bebas Sajak - Sajak Octavio Paz

Ruang Sastra: Puisi untuk Rohingya