Akhirnya Sepasang Sepatu selesai cetak



Puji Tuhan, buku yang digagas dan dibentuk dari 3 kumpulan sajak Pakcik Achmad, Bunda Inez Dikara, dan saya sendiri selesai dicetak. Buku itu diberi judul "Sepasang Sepatu Sendiri dalam Hujan" yang disunting oleh Mas TS Pinang, diberi komentar panjang oleh Abang Hasan Aspahani, seleksi lanjutan oleh Uda Raudal Tanjung Benua dan Mas Joni Ariadinata serta dilay-out oleh Kinu "Hujan Utara" dan oleh tangan Mbak Nur Wahida Idris dan Carang Book akhirnya buku ini lahir.

Beberapa patah kata di buku ini;

- "Kumpulan ini bukanlah sebuah selebrasi," Akmal Nasery Basral, jurnalis-penulis.

- "Mereka sedang menunjukkan pada kita bahwa hidup begitu memikat justru karena ia (terlalu) singkat," Gratiagusti Chananya Rompas, founder BungaMatahari.

- "...kontemplasi yang memadukan unsur peristiwa dan kegelisahan dalam diri," Kurnia Effendi, cerpenis-penyair.

- "Ketiga penyair ini sedang menegur pembaca dengan cara yang berbeda," Sigit Susanto, penulis-penikmat sastra-moderator Apresiasi Sastra.

- " ...mereka sengaja membiarkan rasa, logika, dan intuisi kosmik berkolaborasi dengan gaduh sembari menjaga kamar puitik mereka tetap hening," TS. Pinang, penyair.

- " ... seperti mempertemukan tiga penyair lantas ketiganya menzikirkan sajak dengan caranya sendiri-sendiri," Hasan Aspahani, penyair.

Comments

Malaikat Kecil said…
aku tak sabar ingin segera mencoba 'sepatu'nya ;-)

Proficiat!!
Eva said…
Halo, ini blog toko-sepatu tp kok ga liad sepatu2nya hehehe o.o?? boleh nih kerja sama klo gt kebetulan ak juga ada web di www.tokosepaturemaja.com atau www.grosir-sepatu.com, siapa tau bisa saling membantu gt =DD

Popular posts from this blog

Menerjemahkan Lirik Lagu REM secara Bebas

Terjemahan Bebas Sajak - Sajak Octavio Paz

Joko Pinurbo: Seperti Bermain Bola, Hidup itu Bertekun dan Riang