Yang Tertunduk Malu di Depan Pintu

Di tangannya setangkai bunga
Merah. Menyala. Noktah ibukota
pada selembar peta.

Di sebuah kota, di depan suatu pintu
ia termanggu ; benarkah arah yang dituju?

Lalu bunga itu layu
Pucat. Kecoklatan. Wajah buruh
sehabis demontrasi 1 Mei

Sebelum panggilan terdengar
ditutupnya rapat-rapat pintu pagar
: Ke luar! Ke luar!

2007

Comments

Popular posts from this blog

Menerjemahkan Lirik Lagu REM secara Bebas

Terjemahan Bebas Sajak - Sajak Octavio Paz

Ruang Sastra: Puisi untuk Rohingya