Puisi yang Dibasuh Pada Sebuah Koran Minggu

: Dino F. Umahuk

Siapalah aku harus membasuhmu?
Meski penyair mempersiapkan jalan
bagi datangnya puisi, mengingatkan
cinta dan kematian. Tapi puisi ini lebih
dari sekedar katakata pedih.

Seharusnya kau yang sepantas
membasuh aku dengan setiap peluh.

Kemudian turun seekor merpati;
kau sebut itu mimpi, masuk pada
pucat uban di kepala. Tapi apakah
itu yang kauigaukan pada sebuah pagi
yang begitu minggu?

2007

Comments

Popular posts from this blog

Menerjemahkan Lirik Lagu REM secara Bebas

Terjemahan Bebas Sajak - Sajak Octavio Paz

Ruang Sastra: Puisi untuk Rohingya