Masih

Karena aku masih mengingat
perih, rintih , dan setiap detik
yang membentuk kenangan akan kau

Kau pun masih dan akan selalu jadi
rahasia di sayap burunghantu
waktu senyap merayap di sudut kota

Begitu juga ketika taman bunga
dan bukit tua disulut segala suluh
pada kecupan yang pertama

Kau masih jadi pendar yang berdenyar
sebelum setetes embun mula-mula
sempat turun, tanda terdini pecahnya pagi

2008

Comments

Popular posts from this blog

Menerjemahkan Lirik Lagu REM secara Bebas

Terjemahan Bebas Sajak - Sajak Octavio Paz

Ruang Sastra: Puisi untuk Rohingya