Kelambu

Kalau sudah waktumu,
tutuplah dengan kelambu.

Dan setiap rindu, menunggu
di pintu kamarmu.

Tidurlah dengan tubuh terbuka,
hingga tak ada relung padam sia-sia.

Sebelum mimpi menjemputmu,
kecup Ibu sungguh jelai madu.

Dan mimpi-buruk hanya penunggu
pohon bunga. Kau, kupukupu,
terhindar jaring labalaba!

2010

Comments

Popular posts from this blog

Jendela Bus Kota

Akhirnya, Aku Punya Kisah untuk Kuceritakan Kepadamu

Dedy Tri Riyadi dan Sekeranjang Sajak-sajaknya