Bau Nyale*



Di antara ganggang
dan karang, kau pasti
memahami -- hidup
tak ubahnya tali.
Mengulur waktu
untuk mati.

Dia tak menarik,
cuma lembik dan
warna pasi
menjelang pagi.

Sementara pasir pantai
memeram semacam
peperangan -- cinta
yang tak pernah usai.

Dan kau mencari -
terus mencari
: yang kelak luput
atau tak mampu
kau cabut.

2015

* Bau Nyale adalah upacara adat Suku Sasak untuk memperingati
   Putri Mandalika yang menghilang di Pantai Kuta, Lombok. Pada
   upacara ini, orang beramai-ramai mencari cacing laut yang konon
   dianggap sebagai penjelmaan Putri Mandalika yang menghilang
   karena menolak memilih satu dari pangeran yang ingin menikahinya.
   Penolakan yang dia buat adalah untuk menjaga agar Bumi Sasak
   tidak diserang kerajaan-kerajaan para pangeran yang ditampik olehnya.

Comments

Popular posts from this blog

Menerjemahkan Lirik Lagu REM secara Bebas

Terjemahan Bebas Sajak - Sajak Octavio Paz

Ruang Sastra: Puisi untuk Rohingya