Pesawat


Aku akan mendarat dengan
rindu yang penat. Sepucuk
surat dengan alamat: Kota 9
janji dan 10 ribu pencuri.

Tak usah kau lihat di jendela.
Cinta sudah mengembun lama.

Dari speaker -- pramugara/i
selalu meminta: duduk dengan
tenang bersama pelukan sabuk
keselamatan. Sesuatu yang pasti
tak pernah kauindahkan.

Lalu - tadi - pilot bercerita
jika cuaca dan waktu berdebat
dengan jarak dan ketinggian.
Siapakah mampu bertahan?
Hanya sepi, jawabannya.

Pasti. Aku akan mendarat
pada cinta yang nyaris tamat.

2015

Comments

Popular posts from this blog

Menerjemahkan Lirik Lagu REM secara Bebas

Terjemahan Bebas Sajak - Sajak Octavio Paz

Joko Pinurbo: Seperti Bermain Bola, Hidup itu Bertekun dan Riang