Dua

Jangan kira aku berputus asa
Kapal besar ini tak mungkin menjauh
dari rengkuh gemawan badai itu.

Masih tegak benteng dan dinding kota
Tak ada yang retak atau mulai renta.

Sedikit berkelit, jangan dipikir aku tak mau
bertemu yang sulit. Hanya mencari cerah matahari,
menemu lembah dan pohonan untuk tetirah.

Pantang bagi pelaut berlayar ke laut surut
Bagi penjaga tembok kota, setiap hari adalah berjaga.

Jika gemawan dan kabut bergulung jadi badai,
sangkakala kutiup agar seluruh kata bersiaga

dan kau selamat di dalamnya.

2013

Comments

Popular posts from this blog

Menerjemahkan Lirik Lagu REM secara Bebas

Terjemahan Bebas Sajak - Sajak Octavio Paz

Ruang Sastra: Puisi untuk Rohingya