Sepasang Patung

Kau boleh menyesal pada kata-kata
yang gagal dalam sajak ini. Batu gompal
bahan sepasang patung.

Mereka berhadapan, seolah menyoal
letusan gunung, atau petir sambung
menyambung. Seperti kita berbincang

tentang burung, juga hal yang mengipasi
sebuah hubungan jadi dingin. Dan kita
dicekam diam, meski berdiri berhadapan.

Kau boleh menggugat kata-kata
yang berloncatan dalam sajak ini. Batu
dan lava dari letusan gunung.

Kita sepasang patung dalam sajak ini,
jika ada petir menyambar atau tahi
burung jatuh, mana boleh kita merasa

menyesal sepanjang kita berdiri
berhadapan.

2013

Comments

Popular posts from this blog

Menerjemahkan Lirik Lagu REM secara Bebas

Terjemahan Bebas Sajak - Sajak Octavio Paz

Ruang Sastra: Puisi untuk Rohingya